Parameter Jaringan Komputer :
1. BandWidth
Bandwidh merupakan cukupan luas atau lebar frekuensi yang digunakan oleh sinyal pada media transmisi.Bandwidh juga merupakan perbedaan pada sinyal komponen sinyal frekuensi yang tinggi dan rendah yang diuekur dengan satuan Hertz. Menghitung Bandwidth berguna untuk menghitung berapa speed asli dari sebuah Bnadwidh yang diberikan ISP atau provider handphone kepada kita.
Cara menghitung Bandwitdh yaitu :
Contoh bandwidth yang diberikan 512KBps maka,
512KBps = 512000bp
= 512000 : 8
= 64000bps : 1024
= 62,5 Kbps
Jadi diketahui bahwa speed download dari bandwidth 512KBps adalah 62,5Kbps
Contoh bandwidth yang diberikan 512KBps maka,
512KBps = 512000bp
= 512000 : 8
= 64000bps : 1024
= 62,5 Kbps
Jadi diketahui bahwa speed download dari bandwidth 512KBps adalah 62,5Kbps
2. Delay
Delay merupakan waktu yang diperlukan sebuah bit data untuk melewati sebuah jaringan dari
sebuah node yang lainnya. Terdapat tiga buah delay, yaitu
- Delay transmisi
- Delay propagasi
- Delay pemrosesan
Cara Mengitung Delay yaitu:
Delay = Waktu Tiba – Waktu kirim
Atau
Delay = Waktu selesai proses – Waktu mulai proses
3. Jitter
Jitter merupakan variasi dari delay atau variasi waktu kedatangan paket. Banyak hal yang dapat menyebabkan jitter, diantaranya adalah peningkatan trafik secara tiba-tiba sehingga menyebabkan penyempitan bandwith dan menimbulkan antrian. Selain itu, kecepatan terima dan kirim paket dari setiap node juga dapat menyebabkan jitter.
Kategori Jitter
|
Jitter
|
Index
|
Sangat Bagus
|
0 ms
|
4
|
Bagus
|
0 ms s/d 75 ms
|
3
|
Sedang
|
75 ms s/d 125 ms
|
2
|
Jelek
|
125 ms s/d 225 ms
|
1
|
Cara meghitung Jitter yaitu :
Jitter = Total variasi delay : Total paket yang diterima
Atau
Total variasi delay = Delay – (rata-rata delay)4. BER (Bit Error Rate)
Bit error rate (BER) merupakan laju kesalahan bit yang terjadi dalam sistem transmisi digital, dimana besaran ini merupakan ukuran kualitas sinyal dalam sistem komunikasi digital. Misalnya untuk komunikasi voice maximal BER 10-3, artinya dalam 1000 bit sinyal yang dikirimkan maka maksimum jumlah bit yang boleh salah adalah 3 bit.
Cara menghitung bit error rate yaitu :
Bit error rate = jumlah bit salah : jumlah bit diterima
Jika bit error rate terlalu tinggi maka system akan didefinisikan gagal. Maksimum Bit error rate yang diijinkan untuk system komunikasi suara adalah 10-3 , sedangkan untuk siste, komunikasi data adalah 10-6.
Contoh pengukuran dari bit error rate ini jika pada system komunikasi 2,048 MB/s didapatkan 1 bit salah per detiknya, maka Bit error rate yang dihasilakan adalah :
Bit error rate = 1b/s : 2.048 Mb/s = 4,9X10-7
5. Packet Loss
Packet Loss merupakan perbandingan semua paket IP yang telah hilang dengan paket IP yang ada pada source dan destination. Beberapa penyebab terjadinya packet loss yaitu:
1. Congestion: adanya antrian yang berlebihan di dalam jaringan.
2. Node yang berkerja melibihi batas pada node.
3. Memory yang terbatas pada node.
4. Policing atau kontrol terhadap jaringan untuk memastikan bahwa jumlah trafik yang mengalir sesuai dengan besarnya bandwidth. Jika besarnya trafik yang mengalir didalam jaringan melebihi dari kapasitas bandwidth yang ada maka policing control akan membuang kelebihan trafik yang ada.
Cara menghitung :
Packet Loss = (data yang dikirim - Paket data yang diterima) : Paket data yang dikirim x 100%
Catatan :
Paket data yang diterima = Paket yang dikirim - Paket yang hilang

Tidak ada komentar:
Posting Komentar